
Magelang – Lazismu Kabupaten Magelang menyelenggarakan Rapat Pra-Rapat Kerja Daerah (Pra-Rakerda) bersama Kantor Layanan Lazismu se-Kabupaten Magelang dan Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM). Kegiatan ini dilaksanakan selama tiga hari dan bertempat di Ruang Pleno Pimpinan Daerah Kabupaten Magelang, sebagai bagian dari persiapan penyusunan program kerja Lazismu ke depan.
Rapat Pra-Rakerda hari pertama dilaksanakan pada Senin, 12 Januari 2026, dengan dihadiri oleh PCM Srumbung dan KL Srumbung, PCM Bandongan dan KL Bandongan, PCM Salam dan KL Salam, PCM Candimulyo dan KL Candimulyo, serta PCM Tempuran dan KL Tempuran. Kegiatan kemudian dilanjutkan pada hari kedua, Selasa, 13 Januari 2026, yang diikuti oleh PCM Secang dan KL Secang, PCM Kaliangkrik dan KL Kaliangkrik, PCM Sawangan dan KL Sawangan, PCM Kajoran dan KL Kajoran, PCM Mertoyudan dan KL Mertoyudan, serta PCM Grabag dan KL Grabag. Rangkaian Pra-Rakerda ditutup pada Kamis, 15 Januari 2026, dengan peserta dari PCM Dukun dan KL Dukun, PCM Muntilan dan KL Muntilan, PCM Borobudur dan KL Borobudur, PCM Salaman dan KL Salaman, PCM Ngluwar dan KL Ngluwar, serta PCM Mungkid dan KL Mungkid.
Acara Pra-Rakerda diawali dengan pembukaan, dilanjutkan dengan sambutan Ketua Badan Pengurus Lazismu Kabupaten Magelang, Imron Rosidi. Dalam sambutannya, Imron menegaskan pentingnya dukungan dari pimpinan cabang terhadap kegiatan Lazismu. Ia menyampaikan bahwa “support dari pimpinan cabang sangat dibutuhkan untuk kegiatan Lazismu agar target dapat tercapai, karena target Lazismu Magelang akan terus meningkat dan tidak akan menurun.”
Kegiatan selanjutnya diisi dengan penguatan dan arahan oleh Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Magelang, M Nasiruddin. Dalam arahannya, Nasiruddin menyampaikan bahwa “harapannya PCM bisa membina anak muda untuk ikut andil di Muhammadiyah dan Lazismu.” Ia juga menekankan pentingnya sinergitas antara PCM dan Lazismu dengan harapan “ke depan sinergitas dapat berjalan lebih baik lagi agar bisa satu langkah.” Selain itu, ia mengajak seluruh peserta untuk siap berjuang dengan penuh keikhlasan melalui pesan “siap lelah untuk lillah, karena kenikmatan akan terasa indah setelah melalui masa lelah.”

Agenda berikutnya adalah sinkronisasi program Lazismu antara Kantor Layanan dan PCM yang disampaikan oleh M Tohirin. Dalam pemaparannya, Tohirin menjelaskan bahwa “Lazismu adalah pengelolaan yang profesional.” Ia juga menyampaikan bahwa “di antara pahala yang terus mengalir adalah dengan sedekah,” serta menutup penyampaian materinya dengan penjelasan mengenai makna Surat At-Taubah ayat 103 sebagai landasan spiritual dalam pengelolaan zakat, infak, dan sedekah.
Rangkaian kegiatan Pra-Rakerda kemudian dilanjutkan dengan pengisian IKAL tahun 2026 oleh masing-masing Kantor Layanan Lazismu. Melalui kegiatan ini, diharapkan terbangun keselarasan program, penguatan koordinasi, serta komitmen bersama antara Lazismu Kabupaten Magelang, PCM dan Kantor Layanan dalam mewujudkan pengelolaan zakat, infak, dan sedekah yang amanah, transparan dan berdampak nyata bagi masyarakat.
[Media dan Komunikasi Lazismu Magelang]



